Belajar Bisnis Online & Bisnis Affiliasi Komputer
Tampilkan postingan dengan label HARUS TAHU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HARUS TAHU. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Maret 2012

Sindrom Penis Hilang Yang Buat Pria Panik


img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Alat kelamin seperti penis ada kemungkinan menyusut tapi tidak mungkin hilang atau masuk ke dalam tubuh. Tapi di beberapa negara ada yang percaya kondisi penis hilang ini bisa terjadi atau dikenal dengan Genital retraction syndrome.

Genital retraction syndrome atau Koro Syndrome ini adalah sebuah kondisi yang mana seseorang percaya alat kelaminnya akan masuk ke dalam tubuh, menyusut atau hilang. Hal ini bisa terjadi pada laki-laki maupun perempuan.

Kondisi pada laki-laki adalah sering merasa penisnya masuk atau menyusut ke dalam, sedangkan pada perempuan merasa payudaranya yang menyusut. Gangguan ini sering terjadi di daerah Afrika dan Asia, sebagian besar muncul di daerah yang akses informasi medisnya sedikit sehingga orang percaya dengan mitos, kutukan dan takhayul.

Kondisi ini sering juga disebut dengan Penis Panic, yang mana sekelompok laki-laki akan mulai percaya bahwa penisnya menyusut atau benar-benar hilang sehingga menyebabkan kepanikan massa, seperti dikutip dari psychcomp.com, Jumat (9/3/2012).

Jika salah satu masyarakat merasa mulai mengalami gejala, maka hal ini akan menyebar ke dalam masyarakat dan nantinya setiap orang akan percaya hal ini akan terjadi pada dirinya.

Beberapa ahli menyebutkan kondisi ini sebagai sebuah gangguan mental, hal ini karena kecemasan yang ekstrem di antara kelompok kadang menyebabkan gangguan mental pada orang-orang dalam kelompok tersebut.

Meskipun kondisi ini sangat sulit untuk dipahami, tapi pikiran yang dimiliki oleh masyarakat tersebut sangat kuat. Sindrom ini berkaitan erat dengan kepercayaan budaya dan ilmu sihir Voodoo.

Gangguan ini mengakibatkan pikiran menciptakan sebuah skenario yang tidak diketahui secara fisik, ia akan merasa kewalahan karena penis dan testisnya menyusut, menarik masuk ke dalam tubuh atau menghilang.

Gejala yang muncul dari gangguan psikologis ini cukup sederhana. Ia akan mengalami ketakutan besar bahwa penisnya akan mengecil atau menghilang dan ia akan mati. Hal yang paling menonjol adalah kemampuannya untuk menyebar di antara masyarakat.

Salah satu contoh Genital Retraction Syndrome yang paling terkenal terjadi tahun 1967 terjadi di Singapura. Ketika itu sekelompok laki-laki percaya bahwa orang-orang ini makan daging babi yang terkontaminasi dan menyebabkan kondisi tersebut.

Contoh lainnya adalah terjadi pada tahun 2003, saat laki-laki dari Sudan yang menduga penisnya menghilang akibat berjabat tangan dengan orang lain secara acak. Kondisi ini sempat berbuntut larangan untuk mengunjungi Sudan.

Sedangkan di Afrika Barat antara tahun 1997-2003, ada 6 negara yang menyatakan epidemi terhadap kasus ini. Dalam kasus ini jelas terlihat bahwa gangguan ini adalah hal yang serius.

Sayangnya satu-satunya pengobatan untuk gangguan psikologis penis ini hanya memberitahu orang yang mengalami kepanikan bahwa secara fisik hal tersebut tidak akan terjadi, sehingga diperlukan konseling. Konseling yang intens diperlukan untuk meyakinkan bahwa penisnya tidak akan hilang.


TEMUKAN ARTIKEL PELUANG USAHA DI SINI


TEMUKAN GADGET MURAH, BLACKBERRY DLL DI SINI

Rabu, 22 Februari 2012

6 Hal Yang Merusak Kepercayaan Diri Pria


img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Pria sering dianggap sebagai makhluk yang superior jika dibandingkan dengan wanita. Tapi bukan berarti mereka tidak sensitif dan emosional, terutama jika sudah menyangkut kepercayaan diri.

Ego pria bisa sangat rentan dah mudah tersakiti, bahkan bisa lebih rapuh daripada wanita. Sejumlah penelitian seperti dikutip dari My Self Development menunjukkan, pria lebih sulit memupuk kepercayaan dirinya --jika sudah ternodai-- dibandingkan wanita. Ini dia enam hal yang bisa menghilangkan rasa percaya diri pria dengan cepat.

1. Masalah Keuangan
Tidak memiliki cukup banyak uang adalah faktor utama penyebab ketidakpercayaan diri pada pria. Sudah sejak lama, pria dianggap sebagai tulang punggung keluarga. Sebab itu, pria yakin akan mendapat respon yang baik dari keluarga istri atau kekasihnya, jika berpenghasilan cukup atau lebih. Pria juga merasa dihargai jika menyimpan cukup banyak uang di dompet maupun rekening banknya.

2. Pasangan Terlalu Dominan
Dominasi adalah kata yang cukup melekat pada sosok pria. Sejak dulu, pria memang 'ditakdirkan' untuk lebih kuat dan jadi penguasa. Jika ia berpacaran dengan wanita yang terlalu dominan dalam hubungan asmara, bisa menghapus rasa percaya diri mereka. Karena bisa membuatnya terlihat lemah di hadapan teman-temannya maupun orang lain.

3. Ditolak
Penolakan di sini tidak selalu pada masa pendekatan. Tapi bisa juga penolakan orangtua kekasihnya terhadap hubungan mereka, atau sikap yang tidak bersahabat dari keluarga wanita. Masa pacaran yang terbina cukup lama, namun harus putus di tengah jalan bisa meninggalkan luka permanen pada ego pria dan merusak kepercayaan diri.

4. Dikhianati
Perlu waktu yang lama bagi pria untuk berkomitmen dalam hubungan asmara atau pernikahan. Saat komitmen itu dirusak karena sang wanita berselingkuh, selain hati yang hancur, rasa percaya dirinya juga terkoyak. Karena dia menganggap tidak bisa menjadi kekasih yang cukup baik, sehingga pasangannya berpaling ke pria lain. Akan perlu waktu lama bagi pria untuk memupuk kepercayaan dirinya dan memulai kisah cinta yang lain.

5. Masalah di Tempat Kerja
Sebagian besar pria ingin dihargai, termasuk saat di lingkungan kerja. Masalah di tempat kerja akan membuatnya merasa jadi orang yang kurang mampu melakukan tugasnya dengan baik. Oleh sebab itu, kebanyakan pria enggan membicarakan masalah kantor kepada pasangannya.

6. Dikritik di Tempat Umum
Kebanyakan pria ingin terlihat seperti pemimpin saat berjalan dengan kekasihnya di tempat umum. Jadi, ketika kekasihnya mengkritik atau membuat lelucon yang menjelekkan dirinya di hadapan orang lain, dia akan merasa terhina dan kepercayaan dirinya akan luntur.



GROSIR DAN ECERAN SPREI DAN BEDCOVER TERLENGKAP KLIK DI SINI


PERLENGKAPAN MUSLIMAH UP TODATE KUNJUNGI DI SINI

Kamis, 16 Februari 2012

Bau Mobil Baru Ternyata Bisa Membuat Mandul lelaki



img
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta, Salah satu yang bisa dibanggakan dari mobil baru adalah baunya yang khas, yang sering diistilahkan sebagai 'bau toko'. Meski membanggakan, bau-bauan tersebut rupanya mengandung racun yang bisa mempengaruhi kualitas sperma seorang lelaki.

Keberadaan racun-racun berbahaya itu terungkap dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Ecology Center dan HealthyStuff. Penelitian tersebut dilakukan terhadap 200 jenis mobil baru di seluruh dunia yang diproduksi antara tahun 2011-2012.

"Penelitian ini menunjukkan bahwa interior mobil merupakan campuran unik dari ratusan senyawa beracun, yang menyatu dengan gas di ruangan tertutup," kata Jeff Gearhart, salah seorang peneliti dari Ecology Center seperti dikutip dari CBS News, Kamis (16/2/2012).

Tepatnya, Gearhart menemukan lebih dari 275 senyawa berbeda di dalam kabin mobil dan semuanya bisa memberikan efek beracun saat dihirup. Senyawa-senyawa itu berasal dari berbagai jenis pelapis interior, mulai dari kemudi, dashboard hingga jok mobil.

Dari sekian banyak senyawa, beberapa di antaranya adalah bromin yang dipakai dalam interior berbahan Brominated Flame Retardant (BFR) dan klorin dalam Polyvinyl Chloride (PVC). Keduanya dipakai untuk melapisi karet atau material lain, antara lain supaya tidak mudah terbakar.

Saat terhirup dalam jangka waktu lama dan kemudian terakumulasi, BFR bisa memicu efek negatif berupa gangguan tiroid. Pada laki-laki khususnya, bahan ini juga dikaitkan dengan risiko penurunan kualitas sperma yang akibatnya bisa menyebabkan mandul.

Meski masih ditemukan ratusan racun dalam interior mobil baru, peneliti mengatakan bahwa kondisi saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun silam. Saat ini 17 persen mobil baru sudah bebas PVC dan 60 persen bebas BFR, sementara sebelum tahun 2006 tidak ada satupun mobil baru yang bebas dari kedua senyawa beracun ini.



TEMUKAN ARTIKEL MOTIVASI DAHSYAT DI SINI


GADGET UNIK , CAMGGIH HARGA MURAH ADA DI SINI

3 Obat Yang Memliki Efek Samping Paling Aneh



Obat seharusnya menyembuhkan penyakit, dan memang kebanyakan penyakit memang berhasil ditasi. Tapi bagaimana dengan efek sampingnya? Beberapa obat justru memiliki efek samping yang aneh dan berbahaya.

Contohnya obat anti pembekuan darah bernama Pradaxa. Obat ini meningkatkan 33% risiko komplikasi gangguan pembuluh darah seperti serangan jantung atau sindrom koroner akut, demikian menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Archives of Internal Medicine.

Namun meski terdapat peningkatan risiko serangan jantung, para peneliti menjelaskan bahwa hasil analisis menemukan bahwa tingkat kematian secara keseluruhan sebenarnya lebih rendah.

Selain Pradaxa, ada juga beberapa obat yang memiliki efek samping aneh dan bisa dikatakan gila. Seperti dilansir Menshealth, Kamis (16/2/2012), obat-obat tersebut adalah:

1. Ambien, menyebabkan melakukan kegiatan sambil tidur
Ambien atau zolpidem tartrat diresepkan untuk mengobati insomnia. Tapi setelah mendapat laporan dari banyak kasus, pil ini memang berhasil membuat tidur, bahkan terlalu manjur.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Sleep Medicine, pasien yang meminum Ambien akan mengembangkan kebiasaan aneh seperti makan sambil tidur, namun pasien mengaku tidak ingat mengenai perilaku anehnya setelah bangun.

FDA akhirnya menambahkan peringatan dalam panduan obat Ambien, yaitu: "Setelah meminum Ambien, Anda mungkin terbangun dari tempat tidur namun tidak sepenuhnya terjaga dan melakukan suatu kegiatan yang tidak tahu telah Anda lakukan. Pagi berikutnya, Anda mungkin tidak ingat bahwa Anda melakukan sesuatu di malam hari".

Dan adapun kegiatan tidak disadari yang tertulis juga dalam panduan obat antara lain : mengendarai mobil (tidur sambil mengemudi), memasak dan memakan makanan, berbicara di telepon, berhubungan seks, dan berjalan-jalan.

2. Chantix, menyebabkan depresi dan bunuh diri
Chantix atau Varenicline diresepkan untuk membantu berhenti merokok.

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan jurnal PLoS One, peneliti menganalisis lebih dari 3.000 laporan tentang perilaku bunuh diri atau depresi pada orang yang memakai Chantix, Zyban, atau obat pengganti nikotin lain dan menemukan bahwa 90% dari laporan itu terkait dengan Chantix.

Setelah meneliti semua efek samping ekstrim yang berhubungan dengan Chantix, FDA memberikan label peringatan 'kotak hitam' pada obat ini, yang merupakan peringatan terkuat dari FDA. Selain gangguan psikologis, obat ini juga memiliki banyak efek samping, seperti: reaksi kulit serius, kejadian kardiovaskuler, insomnia, gangguan sistem saraf dan gangguan mata.

3. Ropinirole, menyebabkan tertidur tiba-tiba, hiperseks dan gemar berjudi
Ropinirole juga dikenal sebagai Requip dan digunakan untuk mengobati penyakit Parkinson serta restless leg syndrom.

Efek samping yang umum meliputi sembelit, pusing, berkeringat, kehilangan nafsu makan, mual, muntah, dan kelemahan. Tapi ada yang aneh. Dalam panduan obat terdapat peringatan yang menegaskan 'Tertidur selama melakukan aktivitas sehari-hari'.

Juga terdapat peringatan, "Pasien yang diobati dengan ropinirole telah melaporkan tertidur ketika melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk mengoperasikan kendaraan bermotor yang terkadang mengakibatkan kecelakaan."

Para peneliti memantau catatan medis dari 267 pasien yang memakai ropinirole antara tanggal 1 Juli 2004 sampai 30 Juni 2006 dan menemukan bahwa hampir 20% dari peserta mengalami hiperseks serta melakukan perjudian yang kompulsif akibat obat ini.

Penelitian ini menambah daftar panjang mengapa obat ini sebaiknya dihindari.

Untuk mengganti obat-obatan, ada metode lain yang lebih aman dan alami. Menurut National Parkinson Foundation, berolahraga dapat membantu meringankan gejala Parkinson dan meningkatkan kemampuan koordinasi, fungsi motorik dan ketangkasan manual.


ARTIKEL PELUANG USAHA DAN KAREER LENGKAP ADA DI SINI


TEMPAT CARI GADGET UNIK ASYIK DAN MURAH ADA DI SINI

Selasa, 07 Februari 2012

Perilaku Pria Yang Mencurigakan Pasangannya


KOMPAS.com - Perempuan mendamba perlakuan romantis dari pasangannya, pacar atau suami. Namun, ketika pasangan tiba-tiba memberikan kejutan romantis, mulai memberikan bunga hingga hadiah yang sebenarnya disukainya, justru perempuan mempertanyakan motif di baliknya.

Apakah hal ini juga terjadi pada Anda? Jika ya, Anda tak sendiri. Studi terkini menunjukkan bahwa pria yang bersikap "terlalu baik" justru membuat pasangannya cenderung khawatir bahkan curiga dan berasumsi negatif, salah satunya perselingkuhan.

Menurut survei terhadap 2.000 orang dewasa, dua pertiga perempuan mengaku curiga jika pasangannya tiba-tiba berperilaku tak biasa. Mulai mencoba gaya baru saat bercinta, berperilaku romantis, bahkan membuatkan sarapan dan menyajikannya di tempat tidur.

Pemicu lainnya yang bikin perempuan lebih curiga, adalah ketika pacar atau suami memberikan hadiah perhiasan dan pakaian dalam seksi. Bahkan, niat baik pasangan untuk membantu menyelesaikan pekerjaan rumah, dapat membuat perempuan bertanya-tanya maksud di baliknya. Meskipun sebenarnya sikap pria seperti ini menjadi dambaan perempuan. Karena sepertiga responden perempuan mengaku senang jika memang benar pasangannya berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan menyenangkan sebagai mitra hidup.

"Ketika pria berpikir bahwa ia hanya ingin berbuat baik dengan menghujani pasangannya hadiah dan afeksi, justru perempuan tak berpikir demikian," jelas Louise Thompson Davies, juru bicara Kellogg's, penyelenggara survei.

Davies memaparkan, tingginya tuntutan pekerjaan dan kehidupan di masa kini telah membuat perlakuan manis dan romantis seperti membawakan sarapan ke tempat tidur, menjadi sesuatu hal yang langka. "Inilah sebabnya, banyak perempuan yang kemudian menjadi panik dan curiga ketika menerima perlakuan seperti ini. Perubahan kecil dalam perilaku pria membuat perempuan justru merasa khawatir," jelasnya.

Meski begitu, fakta lainnya dari survei ini menunjukkan perempuan cenderung menghiraukan kekhawatirannya dan menikmati perhatian lebih yang diberikan pasangannya. Bagi beberapa perempuan, perilaku romantis dari pasangannya lebih penting daripada kesetiaannya.

Hadiah 
Hadiah kejutan seperti cokelat menjadi pemicu kekhawatiran perempuan. Satu dari enam perempuan mengaku, pasangannya memberikan hadiah sebagai penebusan atas kesalahan yang dilakukan di masa lalu. Sementara seperlima perempuan mengaitkan hadiah dengan perselingkuhan. Kebanyakan perempuan berpikir bahwa hadiah dari pasangannya merupakan petanda bahwa ada sesuatu hal yang sedang disembunyikan dan menjadi cara pria mengalihkan perhatian.

Jika diurutkan, berikut beberapa hal dari pria yang membuat pasangannya curiga: membelikan perhiasan, mencoba gaya baru saat bercinta, lebih emosional, membelikan bunga, membelikan cokelat, lebih perhatian, membelikan pakaian dalam seksi, merencanakan liburan romantis singkat di akhir pekan, mengajak belanja, melakukan pekerjaan rumah, lebih sering bilang cinta, membuatkan dan menyiapkan sarapan di tempat tidur, lebih sering memuji, lebih sering SMS, memasak, lebih sering menelepon, mendengarkan pasangannya lebih baik, lebih rajin mandi, tak lagi merebut remote televisi, lebih sering bermesraan.

Dua pertiga perempuan mengaku jika kecurigaan semakin meningkat, mereka semakin tenggelam dalam kekhawatirannya sendiri. Sementara lebih dari sepertiga perempuan mengaku semakin "baik" perilaku pasangan, mereka akan semakin mencari tahu melalui ponsel juga Facebook untuk memenuhi rasa penasarannya.

Sementara, sebaliknya di sisi pria. Justru, pria mengaku curiga dengan pasangannya jika tak lagi menunjukkan perhatian lebih atau sikap romantis. Pria juga merasa curiga pada pasangannya, terutama jika istri atau kekasihnya lebih peduli pada penampilan. Termasuk menggunakan pakaian dalam seksi dan semakin tak peduli dengan urusan rumah tangga.

Jean Hannah Edelstein, penulis buku panduan hubungan berpasangan Himglish and Femalese: Why Women Don’t Get Why Men Don’t Get Them, mengatakan, "Perempuan kerap mengaitkan perilaku romantis dengan fase awal hubungan, saat pria melakukan pendekatan dengan melakukan berbagai hal romantis sebagai usahanya membangun komitmen hubungan."

Edelstein melanjutkan, perempuan cenderung berpikir bahwa perilaku romantis pasangannya menghilang begitu komitmen terbangun. Pada akhirnya, saat suami atau kekasihnya kembali melakukan berbagai hal yang romantis justru memunculkan asumsi negatif dalam diri perempuan. "Hal ini sangat disayangkan," ungkapnya.

Jika Anda merasakan ada yang berbeda dari perilaku pasangan, sebaiknya ungkapkan tanpa berkonfrontasi, dan tidak berasumsi, apalagi membuat kesimpulan sendiri, saran Edelstein.


Sumber: Daily Mail Online


TEMUKAN ARTIKEL MOTIVASI DAHSYAT DI SINI


TEMUKAN GADGET MURAH, BARU DAN CANGGIH DI SINI