Belajar Bisnis Online & Bisnis Affiliasi Komputer

Kamis, 09 Februari 2012

Wah... Ternyata Pria Juga Bisa Orgasme Berkali kali Seperti Wanita


img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Selama ini diketahui hanya perempuan yang bisa mengalami orgasme berkali-kali saat berhubungan seks. Tapi ternyata hal menyenangkan ini bukan hanya milik perempuan, karena laki-laki juga bisa mengalaminya.

Dalam laporan Kingsey diketahui bahwa laki-laki bisa mengalami orgasme ganda (berkali-kali) lebih banyak dibanding perempuan. Hasil studi menunjukkan sekitar 14 persen perempuan mengalami orgasme ganda, sedangkan laki-laki sekitar 15-20 persen, seperti dikutip dari About,Kamis (9/2/2012).

Studi ini dilakukan oleh Robert Kinsey, ilmuwan pertama yang melakukan studi seksualitas pada manusia secara rinci dengan menggambarkan orgasme sebagai pelepasan ketegangan neuromuscular secara eksplosif.

Untuk laki-laki, ia bisa mengalami orgasme berkepanjangan atau berkali-kali tanpa mengalami ejakulasi. Hal ini karena sistem saraf yang mengaktifkan orgasme dan ejakulasi terpisah atau berbeda.

Kedua sistem saraf ini bisa aktif secara bersamaan yang membuat laki-laki mengalami ejakulasi dan orgasme dalam satu waktu, tapi sistem saraf ini juga bisa bekerja sendiri-sendiri yang membuat laki-laki hanya mengalami salah satunya saja. Karenanya beberapa laki-laki kadang tidak menyadari bahwa ia mengalami orgasme ganda.

Umumnya tidak mudah bagi laki-laki untuk bisa mencapai orgasme ganda, diperlukan banyak latihan sebelum bisa mencapainya seperti:

  1. Cobalah menarik napas dalam melalui mulut untuk memberi energi bagi tubuh
  2. Mempraktikkan gerakan seperti meditasi atau memijat pasangan secara menyeluruh
  3. Cobalah berlatih mempertahankan ejakulasi selama mungkin
  4. Tetap tenang selama melakukan semua sesi sensual
  5. Lebih fokus pada hal-hal erotisme
  6. Usahakan memiliki komunikasi verbal yang baik dengan pasangan
  7. Tetaplah santai dan tenang selama melakukan hubungan seks

Selama hubungan seksual, jika laki-laki mendekati orgasme maka tekanan pinggulnya akan berkurang secara otomatis dan otot-otot penisnya mulai berkontraksi secara berirama dalam rangka mengeluarkan air mani dari uretra.

Ketika orgasme dimulai maka laki-laki akan mengalami peningkatan denyut jantung, tekanan darah dan pernapasan akan meningkat. Beberapa laki-laki ada yang merasakan orgasme secara eksklusif di daerah skrotum dan genital saja, sementara laki-laki lain merasakan sensasi yang menyebar ke beberapa daerah tubuh.

Selasa, 07 Februari 2012

Perilaku Pria Yang Mencurigakan Pasangannya


KOMPAS.com - Perempuan mendamba perlakuan romantis dari pasangannya, pacar atau suami. Namun, ketika pasangan tiba-tiba memberikan kejutan romantis, mulai memberikan bunga hingga hadiah yang sebenarnya disukainya, justru perempuan mempertanyakan motif di baliknya.

Apakah hal ini juga terjadi pada Anda? Jika ya, Anda tak sendiri. Studi terkini menunjukkan bahwa pria yang bersikap "terlalu baik" justru membuat pasangannya cenderung khawatir bahkan curiga dan berasumsi negatif, salah satunya perselingkuhan.

Menurut survei terhadap 2.000 orang dewasa, dua pertiga perempuan mengaku curiga jika pasangannya tiba-tiba berperilaku tak biasa. Mulai mencoba gaya baru saat bercinta, berperilaku romantis, bahkan membuatkan sarapan dan menyajikannya di tempat tidur.

Pemicu lainnya yang bikin perempuan lebih curiga, adalah ketika pacar atau suami memberikan hadiah perhiasan dan pakaian dalam seksi. Bahkan, niat baik pasangan untuk membantu menyelesaikan pekerjaan rumah, dapat membuat perempuan bertanya-tanya maksud di baliknya. Meskipun sebenarnya sikap pria seperti ini menjadi dambaan perempuan. Karena sepertiga responden perempuan mengaku senang jika memang benar pasangannya berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan menyenangkan sebagai mitra hidup.

"Ketika pria berpikir bahwa ia hanya ingin berbuat baik dengan menghujani pasangannya hadiah dan afeksi, justru perempuan tak berpikir demikian," jelas Louise Thompson Davies, juru bicara Kellogg's, penyelenggara survei.

Davies memaparkan, tingginya tuntutan pekerjaan dan kehidupan di masa kini telah membuat perlakuan manis dan romantis seperti membawakan sarapan ke tempat tidur, menjadi sesuatu hal yang langka. "Inilah sebabnya, banyak perempuan yang kemudian menjadi panik dan curiga ketika menerima perlakuan seperti ini. Perubahan kecil dalam perilaku pria membuat perempuan justru merasa khawatir," jelasnya.

Meski begitu, fakta lainnya dari survei ini menunjukkan perempuan cenderung menghiraukan kekhawatirannya dan menikmati perhatian lebih yang diberikan pasangannya. Bagi beberapa perempuan, perilaku romantis dari pasangannya lebih penting daripada kesetiaannya.

Hadiah 
Hadiah kejutan seperti cokelat menjadi pemicu kekhawatiran perempuan. Satu dari enam perempuan mengaku, pasangannya memberikan hadiah sebagai penebusan atas kesalahan yang dilakukan di masa lalu. Sementara seperlima perempuan mengaitkan hadiah dengan perselingkuhan. Kebanyakan perempuan berpikir bahwa hadiah dari pasangannya merupakan petanda bahwa ada sesuatu hal yang sedang disembunyikan dan menjadi cara pria mengalihkan perhatian.

Jika diurutkan, berikut beberapa hal dari pria yang membuat pasangannya curiga: membelikan perhiasan, mencoba gaya baru saat bercinta, lebih emosional, membelikan bunga, membelikan cokelat, lebih perhatian, membelikan pakaian dalam seksi, merencanakan liburan romantis singkat di akhir pekan, mengajak belanja, melakukan pekerjaan rumah, lebih sering bilang cinta, membuatkan dan menyiapkan sarapan di tempat tidur, lebih sering memuji, lebih sering SMS, memasak, lebih sering menelepon, mendengarkan pasangannya lebih baik, lebih rajin mandi, tak lagi merebut remote televisi, lebih sering bermesraan.

Dua pertiga perempuan mengaku jika kecurigaan semakin meningkat, mereka semakin tenggelam dalam kekhawatirannya sendiri. Sementara lebih dari sepertiga perempuan mengaku semakin "baik" perilaku pasangan, mereka akan semakin mencari tahu melalui ponsel juga Facebook untuk memenuhi rasa penasarannya.

Sementara, sebaliknya di sisi pria. Justru, pria mengaku curiga dengan pasangannya jika tak lagi menunjukkan perhatian lebih atau sikap romantis. Pria juga merasa curiga pada pasangannya, terutama jika istri atau kekasihnya lebih peduli pada penampilan. Termasuk menggunakan pakaian dalam seksi dan semakin tak peduli dengan urusan rumah tangga.

Jean Hannah Edelstein, penulis buku panduan hubungan berpasangan Himglish and Femalese: Why Women Don’t Get Why Men Don’t Get Them, mengatakan, "Perempuan kerap mengaitkan perilaku romantis dengan fase awal hubungan, saat pria melakukan pendekatan dengan melakukan berbagai hal romantis sebagai usahanya membangun komitmen hubungan."

Edelstein melanjutkan, perempuan cenderung berpikir bahwa perilaku romantis pasangannya menghilang begitu komitmen terbangun. Pada akhirnya, saat suami atau kekasihnya kembali melakukan berbagai hal yang romantis justru memunculkan asumsi negatif dalam diri perempuan. "Hal ini sangat disayangkan," ungkapnya.

Jika Anda merasakan ada yang berbeda dari perilaku pasangan, sebaiknya ungkapkan tanpa berkonfrontasi, dan tidak berasumsi, apalagi membuat kesimpulan sendiri, saran Edelstein.


Sumber: Daily Mail Online


TEMUKAN ARTIKEL MOTIVASI DAHSYAT DI SINI


TEMUKAN GADGET MURAH, BARU DAN CANGGIH DI SINI

Senin, 06 Februari 2012

Pria Harus Hindari 5 suplemen Ini

KOMPAS.com — Dulu, konsumsi suplemen kerap identik dengan kaum hawa karena ada anggapan wanita lebih lemah ketimbang pria. Tetapi sekarang, anggapan itu sudah tidak berlaku lagi. Banyak pria menggunakan suplemen dengan berbagai alasan, seperti untuk sekadar menjaga kebugaran, mencegah penyakit tertentu, dan penambah stamina.

Namun, Anda para kaum pria harus tetap berhati-hati. Sebab, ada beberapa jenis kandungan mineral atau zat aktif dalam suplemen yang justru dapat memicu perkembangan penyakit. Berikut ini adalah lima jenis suplementasi yang harus diwaspadai kaum pria seperti dikutip health.msn. Untuk keamanan dalam mengonsumsi suplemen, pastikan Anda terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter. 

* Asam folat


Banyak riset mengungkap khasiat asam folat khususnya untuk mengobati depresi dan penyakit jantung. Bahkan, beberapa orang memercayai bahwa mengonsumsi asam folat secara teratur dapat memperbaiki sperma yang rusak hingga jadi normal kembali. Tetapi, studi pada ahli di University of Southern California menemukan bahwa mengonsumsi 1 mg dosis asam folat setiap hari dapat memicu risiko kanker prostat sampai tiga kali lipat. Penelitian ini pernah dimuat dalam Journal of the National Cancer Institute pada Maret 2009. 

* Resveratrol


Resveratrol adalah salah satu senyawa polifenol yang terdapat pada tumbuhan dan sering dimanfaatkan dalam bidang medis. Hasil uji laboratorium pada tikus bahkan menunjukkan resveratrol mampu memperpanjang usia hidup tikus. Namun, penelitian pada manusia menunjukkan, konsumsi resveratrol dapat menyebabkan kerusakan ginjal.

* Selenium


Selenium (Se) merupakan antioksidan yang sangat bermanfaat untuk kesehatan manusia. Tingginya kadar antioksidan yang terkandung dalam selenium dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Namun, sejumlah riset telah mengaitkan antara konsumsi selenium dengan peningkatan risiko kanker prostat. Pada 2009, para ahli dari Dana-Farber Cancer Institute the University of California, San Francisco, melaporkan dalam Journal of Clinical Oncology bahwa kadar tinggi selenium di dalam darah dapat memperburuk penyakit kanker prostat pada pria yang telah mengidap penyakit ini.

* Kava


Ekstrak kava biasanya digunakan sebagai produk herbal di Amerika Utara untuk mengatasi kecemasan, stres, ketegangan, dan insomnia. Konsumsi suplemen kava yang tidak tepat dalam beberapa kasus dapat menghasilkan toksisitas hati yang berat, termasuk hepatitis dan gagal hati pada beberapa orang. 

* Ginkgo biloba

Sejak dulu ginkgo biloba telah lama dimanfaatkan sebagai ramuan obat tradisional China. Tumbuhan herbal ini sudah diakui khasiatnya dalam meningkatkan daya ingat (memori). Tetapi, hasil penelitian menunjukkan bahwa suplemen berbasis ginkgo biloba sering tercemar dengan timbal. Peneliti dari Government Accountability Office Amerika Serikat pada 2010 lalu dalam laporannya yang dimuat The New York Times melaporkan adanya sejumlah suplementasi herbal yang terkontaminasi beberapa logam berat, termasuk di antaranya ginkgo


TEMUKAN ARTIKEL PELUANG KAREER DI SINI


GADGET UNIK CANGGIH DAN MURAH ADA DI SINI

Sakit Gigi Bisa Menyebabkan Kematian


Kyle Willis, seorang laki-laki berumur 24 tahun dari Ohio, Amerika, meninggal dunia karena infeksi gigi. Menurut stasiun TV WLWT, gigi geraham Kyle mulai sakit dua minggu sebelumnya, dan dokter gigi menganjurkan untuk dicabut. Tapi, Kyle adalah seorang single father tanpa asuransi kesehatan (di Amerika sulit dan mahal untuk melakukan beberapa prosedur kesehatan tanpa asuransi). Sakit yang dirasakan Kyle kemudian merambat ke kepala dan bengkak di bagian wajah, yang membuat dia memutuskan untuk ke Unit Gawat Darurat. Di sana dokter menganjurkan Kyle untuk menebus resep antibiotik dan pain killer, tapi dia hanya sanggup untuk membayar satu jenis obat saja dan yang dipilih adalah penghilang rasa sakit. Rasa sakitnya memang menghilang, tapi infeksinya terus menjalar – dan akhirnya menyerang otak dan menyebabkan otak Kyle membengkak.
Dr. Irvin Silverstein seorang dokter gigi dari Universitas California mengatakan kalau apa yang dialami Kyle bukan hal yang jarang terjadi. “Orang jarang menyadari kalau penyakit gigi bisa menyebabkan penyakit yang lebih serius. Masalahnya bukan hanya pada penampilan. Banyak orang yang pada akhirnya meninggal karena penyakit gigi. Dan ironisnya, penyakit gigi adalah jenis yang paling bisa disembuhkan bahkan dihindari.”
So, Fimelova, jangan pernah meremehkan sakit gigi. Serta jangan lupa melakukan perawatan gigi secara teratur, minimal setiap 6 bulan sekali.
ARTIKEL MOTIVASI DAHSYAT ADA DI SINI

Resiko Meninggal Pasien Yang Dirawat diakhir Pekan


Ghiboo.com - Penelitian menemukan pasien yang baru masuk dan dirawat di rumah sakit pada akhir jauh lebih mungkin meninggal dunia dibandingkan mereka yang dibawa kesana pada hari kerja.
Tim ahli dari University College London dan University of Birmingham and East Anglia mengungkapkan kenaikan jumlah pasien yang meninggal bukanlah angka yang sedikit, sehingga dihimbau agar setiap orang menghindari dirawat di rumah sakit pada akhir pekan.
Laporan yang dipublikasikan dalam journal of the Royal Society of Medicine (JRSM) mengungkapkan lebih dari 16 persen pasien meninggal ketika mereka dirawat di rumah sakit pada hari Minggu dibandingkan hari Rabu dan lebih dari 11 persen orang kehilangan nyawa saat masuk rumah sakit pada hari Sabtu.
Untuk mendapatkan kesimpulan tersebut, peneliti mengikuti laporan medis lebih dari 187.300 pasien yang meninggal dalam sebulan. Setelah menilai semuanya, data-data tersebut menunjukkan bahwa pasien lebih berisiko kehilangan nyawanya pada akhir pekan dan risiko akan berkurang pada hari kerja.
Beberapa penyakit umum yang menyebabkan kematian pada pasien di rumah sakit diantaranya pneumonia, gagal jantung, serangan jantung, gagal ginjal akut, septikemia, infeksi saluran kencing, patah tulang, leher dan pinggul.
Tingkat kematian yang tinggi ini diduga staf medis yang bertugas di akhir pekan lebih sedikit sehingga penanganan pasien tidak maksimal, meskipun hanya untuk sekedar melakukan tes laboratorium.
Para ahli menyarankan agar sistem manajemen rumah sakit merubah kebijakannya dan selalu siap 24 jam setiap hari selama 7 hari penuh.
"Pasien seharusnya tidak perlu merasa khawatir kapan waktu yang 'tepat' untuk ke rumah sakit. Dengan tetap buka pelayanan selama tujuh hari dalam seminggu, akan lebih banyak pasien yang akan mendapatkan perawatan yang mereka inginkan pada saat mereka membutuhkan," papar Andrew Lansley yang dilansir melalui Dailymail, Jumat (3/2).

Jumat, 27 Januari 2012

Benarkah Wanita Menyukai Mr P Yang Besar?????

Memiliki penis atau Mr. Happy berukuran kecil jadi ketakutan terbesar pria. Mereka khawatir tak dapat membahagiakan pasangannya. Tapi benarkah wanita suka yang besar?

Pria memang sangat terobsesi dengan ukuran penis mereka. Beberapa pria merasa penis mereka lebih kecil dari pria pada umumnya. Pria dengan panjang penis 10 cm, merasa mereka tidak akan bisa memuaskan pasangannya. Padahal kenyataannya, panjang rata-rata penis adalah 10-15 cm.

Lantas apakah panjang penis itu penting untuk wanita? Penelitian yang dilakukan di Inggris pernah mengungkapkan 85% wanita sebenarnya puas dengan ukuran penis pasangannya.

Untuk mengulas lebih jauh, dua wanita yang dikenal sebagai pakar seks, membeberkan faktanya untuk Anda. Dua wanita itu adalah Nicole Beland, Mens Health Girl Next Door yang sudah menulis banyak buku salah satunya berjudul 'Sex: The Whole Picture: The Ultimate How-To for Lovers' dan Debby Herbenick, Ph.D, pakar seks terkenal asal Amerika dan juga Associate Director Center for Sexual Health Promotion di Indiana University.

Apa kata mereka soal penis pria? "Ya wanita peduli ukuran penis pria. Tapi kalau bicara kepuasaan seksual, penis jauh dari daftar prioritas kami," ujar Nicole, seperti dikutip Mens Health.

Nicole juga mengatakan tidak semua wanita suka penis pria yang besar. Malah ukuran penis yang terlalu besar bisa membuat wanita tidak mencapai orgasmenya.

"Wanita sering kesulitan untuk orgasme. Dan oral seks atau stimulasi dengan tangan justru lebih efektif untuk mereka (mencapai orgasme), sama seperti vibrator," jelar Debby Herbenick.

Pakar seksolog yang menulis buku 'She Comes First', Ian Kerner, Ph.D. mengatakan, daripada memikirkan ukuran penis, para pria seharusnya lebih khawatir bagaimana bisa membuat pasangannya puas. "Biasanya wanita yang mengeluh soal penis kecil, itu karena mereka tidak mendapatkan orgasmenya. Kalau mereka orgasme, hanya itu yang penting, tidak peduli berapapun ukuran penisnya," tutur Ian.

Untuk para pria yang merasa penisnya kecil atau sebenarnya ukurannya normal tapi terlalu paranoid, Ian menyarankan beberapa gaya bercinta. Cobalah memberikan tekanan bukan menusuk saat bercinta dengan posisi misionaris. Posisi bercinta woman on top juga bisa membuat wanita mencapai orgasmenya.

Sementara Nicole, menyarankan posisi ini: taruh kaki wanita di dada pria saat melakukan posisi misionaris, lalu lakukan penetrasi dari samping. Kalau wanita berada di atas, taruh bantal di bawah bokongnya agar area pelvic lebih terangkat.



GADGET UNIK CANGGIH MURAH ADA DI SINI

4 Hal Yang Bisa Mempengaruhi Kualitas Sperma

Jakarta - Jika Anda belum dikaruniai momongan, sebaiknya perhatikan gaya hidup pasangan. Sebaiknya suami menghindari empat hal berikut ini agar kualitas spermanya sempurna.

Jika Anda belum dikaruniai momongan, sebaiknya perhatikan gaya hidup pasangan. Gaya hidup yang tidak sehat bisa mempengaruhi kualitas spermanya.

Kualitas sperma yang kurang baik tentunya memperkecil Anda hamil usai berhubungan intim. Jadi sebaiknya minta suami untuk menghindari empat hal ini agar kualitas spermanya sempurna:

1. Soda
Sebuah studi pada 2010 di Denmark menemukan bahwa mengonsumsi soda dapat mengurangi kualitas sperma. Dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa pria yang mengonsumsi lebih dari 20 kaleng soda seminggu atau tiga kaleng dalam sehari cenderung memiliki jumlah sperma yang sedikit.

2. Kacang Kedelai
Sebuah penelitian dalam jurnal Endokrinologi Molekuler and Cellular menjelaskan bahwa mengonsumsi kacang kedelai untuk jangka panjang, dapat menurunkan jumlah sperma. Penelitian tersebut dilakukan terhadap tikus jantan dan menunjukkan bahwa kedelai yang dikonsumsi setiap hari dapat menurunkan 25% sperma dari jumlah normal. Para ilmuwan juga mencatat perubahan dalam gen yang terlibat dalam motilitas sperma pada tikus yang mengkonsumsi kedelai. Para peneliti menduga bahwa isoflavon kedelai dapat menurunkan kualitas sperma.

3. Suhu Panas
Suhu di sekitar kantung kemaluan (skrotum) yang terlalu tinggi bisa menyebabkan kualitas sperma menjadi tidak maksimal. Suhu yang terlalu tinggi ini biasanya disebabkan karena terlalu sering menggunakan sepeda motor, di mana dudukannya terpapar langsung oleh sinar matahari, atau kebiasaan menggunakan celana dalam atau celana berbahan dasar kain yang tebal sehingga menyebabkan suhu di sekitar kemaluan meningkat.

4. Rokok
Rokok sudah terbukti sebagai penyebab disfungsi ereksi pada pria. Seperti dikutip quitsmokking, rokok menyebabkan menurunnya kadar hormon testosteron dalam darah. Padahal hormon tersebut mempengaruhi kemampuan pria untuk ereksi.

Pada pria, rokok juga bisa membahayakan sperma dan merusak kualitas calon bayi, seperti yang diungkapkan sekelompok peneliti asal Kanada. Menurut penelitian tersebut, rokok berpotensi mengubah rangkaian DNA dari sel sperma. Yang mengejutkan, hal ini juga akan menurun pada calon bayi.



GADGET UNIK CANGGIH MIURAH ADA DI SINI